Dari Blog-nya I.d.b.a.n Secandri, saya mendapat informasi bahwa BSA menawarkan hadiah sebesar 45 juta rupiah untuk setiap pelapor dalam usaha memberantas pembajakan software yang hingga saat ini masih marak terjadi di negeri kita kendati Undang Undang HAKI sudah diterapkan sejak dua tahun lalu.
BSA menyediakan 4800 Dollar untuk pelapor pengguna software bajakan :) nah ini cara cepat kaya tanpa Anne Ahira, tanpa spam, tanpa resiko karena identitas pelapor akan dirahasiakan oleh BSA.
--- I.d.b.a.n Secandri
Persoalannya, pembajakan software sepertinya sudah menjadi hal yang biasa sekali di negeri kita dan umumnya dilakukan tanpa merasa bersalah. Bukan apa-apa, di satu sisi hal ini disebabkan karena masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai hak dan kekayaan intelektual yang terdapat pada setiap software yang digunakan. Di sisi lain, harga-harga software propriatery tersebut bisa dikatakan diluar jangkauan kebanyakan pengguna di indonesia. Bagi kita pun, rasanya seperti sudah sangat biasa kita menemukan betapa sofware-software tersebut ataupun dalam bentuk collection yang dijual hanya dengan harga yang berkisar antara lima hingga beberapa puluh ribu rupiah di toko-toko komputer, ataupun perlengkapan aksesorisnya.
Permasalahan yang cukup menggelitik adalah kenyataan bahwa penggunaan software bajakan ini tidak hanya melingkupi publik secara umum saja, namun pula mencakup kalangan korporat, pemerintahan, atau bahkan para penegak hukum-nya sendiri pun bisa dikatakan belum bisa benar-benar dikatakan bersih dari penggunaan software bajakan. Proses pemberantasannya barangkali akan mengalami banyak hambatan, contoh saja spot yang muncul di sebuah milis yang barangkali memperlihatkan bagaimana ironisnya:
Suka liat acara buser dan sejenisnya nggak? kan sering kelihatan tuh di kantor polisi, pak polisi lagi ngetik surat-2 atau berita acara dsb. perhatiin deh, komputernya = rakitan, yaa bukannya nuduh, tapi komputer rakitan "i.d.e.n.t.i.k" dengan software bajakan, pengen jg sih saya laporkan. tapi gimana...
--- ITCenter
Terlepas dari fakta bahwa postingan tersebut masihlah merupakan spot yang mungkin tidak berdasar, namun melihat dari kenyataan yang ada di lingkungan kita, hal ini bukan hal yang tidak mungkin, bahkan sangat mungkin terjadi.
Bagaimana sebenarnya cara yang bisa menjadi pemecahan terbaik dan cost-efective untuk melegalisasikan penggunaan software tersebut? Baik menggunakan opensource ataupun proprietary sama-sama membutuhkan investasi yang (secara makro) cukup besar. Umumnya sumber daya manusia yang dimiliki saat ini sudah terlatih untuk menggunakan software yang umum digunakan seperti Windows, Office, dan sejenisnya yang merupakan proprietary software, dan untuk menggunakan software proprietary secara legal membutuhkan biaya yang cukup besar. Di sisi lain solusi ini barangkali terjawab dengan software opensource seperti Linux dengan StarOffice misalnya, namun hal ini juga membutuhkan biaya untuk training SDM yang saat ini dimiliki dan invisible-cost yang muncul akibat turunnya produktifitas selama masa adaptasi.
Listed below are links to weblogs that reference this entry. Were you wish to trackback this entry, just copy and paste the URL below to your blog posting.
Otherwise, if you wish to add a comment to this entry, please click new comment.
Listed below are comments from my friends regarding to this entry. If you wish, you may also add a comment by clicking new comment.
Post a comment


abis lepas dari tahap 'kemiskinan'... yah anggep deh makmur :P baru dibikin hukum yang lebih tegas?? hauhauha tau deh...
omong2 yang ttg pak polisi itu lucu bener -_- hihihih... :D....
haa kalo di indonesia semua pake cd asli bisa nangis deh :'(.. cd game bajakan aja dah mahal kalo banyak :P hahahah... ^^
» Posted by: -inex- at March 23, 2005 02:12 PM
Wadoohh para penjahat dimana mana selalu ada...mari kita tumpas Mas..:-)..Oh yea, gw males buka SB baru-mas..sutralah..biarin aja lah seadanya ;-)..
» Posted by: Shierly at March 23, 2005 07:48 PMtahun/2005/bulan/03/tgl/22/time/153850/idnews/
323821/idkanal/111
hmmm...alternatif pake yang open source ya?!
» Posted by: ranukama at March 24, 2005 08:28 AMAjariin LINUX doong...hueheuhe...
tapi ditempat gw pake barang asli semua :D, bos gw tajir banget kali ya
» Posted by: jefri at March 24, 2005 08:34 AMitu yg daku tau dari kawasan glodok mangga dua jakarta hehehe..
» Posted by: geekgirl at March 24, 2005 05:13 PMapalagi semacam toko-toko yang bertebaran di yogya mungkin, kalo mereka pasang licensed windows, barangkali hampir bisa dipastikan mereka sendiri yang bakal kalah bersaing, lha wong beda 100 rupiah aja orang bisa pindah ke lain hati. :)
» Posted by: jaim at March 26, 2005 08:17 AMNamun untuk keperluan organisasi termasuk lembaga pemerintah, apakah tidak bisa mereka melakukan negosiasi dengan vendor? Toh mereka juga punya kekuatan dibanding personal.
Atau persoalan ketidakpedulian? Ini yang sulit: menggunakan Open Source pun jika tidak peduli dengan penghargaan perangkat lunak tetap saja mengecewakan.
» Posted by: Amal at March 29, 2005 02:34 PM
Amal#: Betul organisasi-organisasi lebih memiliki kekuatan untuk dibandingkan personal. Tapi banyak juga yang tidak memiliki keberanian karena besarnya biaya untuk membeli lisensi ini, meski sudah didiskon oleh vendornya. Penyebabnya terutama karena tingkat nilai tukar dolarnya sendiri masih tinggi sementara pendapatan dinilai dengan rupiah.
» Posted by: jaim at March 29, 2005 04:46 PM
Salam kenal sebelumnya, gini bang mo nanya. apa bener dari microsoft menyediakan software ori(windows XP,98,2000,dll) itu dalam sistem partai, masalahnya temen saya buka warnet nah semuanya lom ori punya masih fake(bajakan) tapi u/ menghindari hal2 yg tidak diinginkan dia mau beli software windows XP yg asli, nah yg ingin saya tanyakan apa benar ada sistem partai(1 cd ori u/ 5 pc atau lebih atau bagaimana) masalahnya kalo harus beli 1 cd u/ 1 komputerkan berabe tuh tekor bandar ^^ apa lagi uda tanya2 harga 1 cd XP ori sekitar $140 kalo ada 20 komputer harus beli 1 cd 1 komputer bisa abis $2800 kira2 bisa tutup usaha kalo gini, nah untuk itu saya harapkan tanggapannya srta informasinya jika memang benar ada dari pihak microsoft mengeluarkan license seperti yg saya utarakan tadi? sekian saja dari saya Terima Kasih sebelumnya
» Posted by: Rei at April 10, 2005 01:27 AM"GOD BLESS INDONESIA"
Rei#: Masalahnya sebenarnya bukan terletak di CD-nya, karena ongkos produksi untuk bikin CD sama buku manualnya sih sebenarnya nggak mahal, kurang dari < $20-an, yang dibeli itu adalah lisensinya. Tapi untuk small-business-solution, barangkali ada paket penawaran khusus dari microsoft, coba-coba aja kontak microsoft indonesia untuk informasi yang lebih jelasnya.
» Posted by: jaim at April 10, 2005 02:11 PMBerhubungan dengan pekerjaan saya dalam bidang jasa service komputer saya ingin menanyakan
1. Apakah saya harus mempunyai CD original win98,se,xp home,xp sp1,sp2 ?
2. Dan Bagaimana bila ada customer saya yang windows nya mengalami masalah dan harus saya install ulang dari windows yang original ? apakah saya harus menyaran- kan custumer saya harus membeli licenci/ original ke Microsoft Indonesia ?
Bagimana Caranya ?
3. Misalkan ada customer saya yang telah memakai windows harus saya sarankan membeli licensi/original dari microsoft juga ?
4. Apa yang harus saya lakukan terhadap para customer saya yang windowsnya belum original , beli licensi / original nya ?
5. Mohon penjelasan sedetail mungkin supaya saya bisa menerangkan ke customer dan mensosialkan windows yang original?
6. Tolong berikan daftar harga windows original dan licensinya ?
Sekian dulu pertanyaan saya dan terima kasih sebelumnya
» Posted by: areiz at May 6, 2005 06:18 AM