Dalam aktifitas dengan komputer sehari-hari, terkadang kita dihadapkan pada saat-saat kita harus melakukan format ulang sistem yang kita gunakan untuk mendapatkan satu lingkungan kerja baru yang bersih, performa komputer yang secara relatif lebih baik, dan lebih responsif.
Di sisi saya sendiri, format ulang sistem hampir bisa dibilang sudah menjadi seperti rutinitas yang dilakukan setiap enam bulan sekali karena sejauh itu mungkin sudah banyak sampah-sampah baik itu registry entry yang saya tinggalkan dalam proses pengembangan aplikasi, link atas OLE (windows) yang nggak berfungsi, ataupun file-file sampah yang ditinggalkan oleh shareware-shareware yang saya coba. Tapi tentu ada saat-saat tertentu saya harus melakukan reformat ulang meski belum berusia 6 bulan, biasanya sih alasannya:
1. Kena virus, spyware
Meski hal ini merupakan hal yang sangat-sangat jarang terjadi, kecelakaan karena kemasukan virus ataupun spyware merupakan hal yang sangat menyebalkan. biasanya sih untuk kasus seperti ini sedapat mungkin saya memberantasnya secara manual, bukannya mau sok paten atau gimana, tapi manfaat yang diambil adalah aspek belajarnya. Kita jadi tau apa-apa saja yang mungkin diinfeksi, jadi senantiasa punya alasan untuk terus inget gimana struktur sebuah PE-executable, registry, tweaking windows dan lain-lain. Meski demikian, setelah semuanya bersih dan lancar kembali pun, tetap saja saya punya bad-feeling atas komputer yang saya gunakan dan ini yang menjadi alasan utama yang menyebabkan saya melakukan reformat ulang.
2. Terlalu banyak mencoba-coba shareware
Salah satu hobi yang mungkin termasuk cukup sering saya lakukan adalah mencoba-coba sebuah shareware baru untuk sekedar melihat-lihat fungsionalitasnya, membandingkan dan mengevaluasi sejauh mana itu bisa berguna buat saya. Sayangnya seringkali shareware-shareware tersebut meski sudah diuninstall seringkali masih meninggalkan noda pada komputer yang saya gunakan, entah itu .dll di system directory yang gak kepake tapi dikunci oleh windows, registry ataupun file-file lainnya yang tidak saya tau keberadaannya. Umumnya ini membuat performa sistem jadi terasa lambat dan kurang responsif. Meski sudah ditweak, ataupun dicoba dibersihkan secara manual, namun siapa yang hapal memperhatikan isi database registry yang jumlahnya ratusan ribu entry seperti itu. Memang ada tool seperti RegCleaner untuk membersihkan entry-entry yang nggak digunakan, namun siapa yang bisa jamin bahwa ini benar-benar bersih, tool ini kurang berharga untuk menjadi salah satu aplikasi yang terinstall pada komputer saya secara permanen.
3. Program-program utama yang menjadi tujuan sistem saya gunakan tidak lagi berfungsi
Memang komputer bisa digunakan untuk berbagai fungsi, namun tentu memiliki tujuan utama untuk kebutuhan seperti apa sistem itu diinstall. Sebagai developer, mungkin saya pada awalnya berpikir hendak belajar Java, atau VB, atau mungkin bahasa-bahasa keluarga .NET, tapi ternyata saya tidak sempat mempelajarinya, dan aplikasi-aplikasi tersebut terbiarkan menjadi pajangan pada komputer saya. Salah satu tujuan dari sistem itu dibuat jadi nggak tercapai, sementara jika diuninstall, aplikasi besar semacam ini seringkali meninggalkan noda terlalu banyak dan selalu membayang-bayangi kinerja sistem yang membuatnya jadi lambat karena link-link dalam registry yang dibuat oleh aplikasi saat runtime jadi invalid karena proses uninstall tersebut.
Kira-kira begitu deh alasan kenapa saya biasa melakukan reformat ulang komputer yang saya gunakan, saya terbiasa untuk hanya menginstall secara permanen aplikasi yang benar-benar saya butuhkan. Mungkin ini sudah jadi kebiasaan yang mendarah daging karena komputer yang saya miliki waktu kuliah dulu adalah built-up yang sulit dan serba terbatas diupgrade menjadikannya dengan cepat ketinggalan jaman. Hal itu memaksa saya untuk benar-benar mengoptimalkan sistem yang saya miliki secara maksimal demi mendapatkan performa yang cukup rasional.
Nah, kira-kira sekarang hitung aja seberapa sering frekuensi kita melakukan melakukan reformat terhadap sistem yang kita gunakan, pernahkah terbayangkan untuk melakukan reformat terhadap apa yang saat ini kita jalani dalam kehidupan keseharian? :)
Listed below are links to weblogs that reference this entry. Were you wish to trackback this entry, just copy and paste the URL below to your blog posting.
Otherwise, if you wish to add a comment to this entry, please click new comment.
Listed below are comments from my friends regarding to this entry. If you wish, you may also add a comment by clicking new comment.
Post a comment

