DB2-Express C merupakan RDBMS versi gratis yang ditawarkan oleh IBM sebenarnya sangat menarik untuk menjadi kandidat pilihan karena RDBMS ini tidak membatasi kapasitas penyimpanan (storage) seperti halnya Oracle-Express, atau SQLServer Express Edition, mendukung pemanfaatan multi-core processor hingga 2 core, dan mendukung pemanfaatan memory hingga 2 Gb membuat database ini lebih dari cukup untuk digunakan di level produksi perusahaan skala medium enterprise.
Sudah cukup lama sebenarnya saya mengevaluasi RDBMS ini, tertarik dengan fitur-fitur yang ditawarkannya sebagai high-end database system untuk dijadikan alternatif pilihan RDBMS yang disupport dalam platform yang saya kembangkan. Permasalahannya tinggal satu sebenarnya, namun justru itulah yang paling menyebalkan, python wrapper untuk akses database secara remote masih terbilang immature, sangat buggy. Hanya dalam hitungan menit setelah application server utama dijalankan, ia membuat crash system secara keseluruhan, karena memory corrupt yang menyebabkan python garbage collection tidak bisa menjalankan fungsinya secara normal.
My name is
Perhatian: Informasi yang terdapat disini bener-bener hanya merepresentasikan cerita, pengalaman, ataupun pandangan yang merupakan opini pribadi dari saya sebagai ego. Segala hal yang bersifat pandangan ke depan sebenarnya lebih bersifat spekulatif dan bisa saja berobah meski saya bukan bunglon.