Ada kasus yang cukup menggelitik yang pernah saya temui dalam proses pengembangan aplikasi Invoicing: perusahaan memiliki cukup banyak pelanggan/customer dan dalam menerbitkan dokumen invoice, perusahaan menerapkan bentuk format penomoran dokumen invoice yang berbeda-beda untuk tiap-tiap pelanggan yang ada. Kasus ini aslinya sebenarnya terselesaikan dengan trik yang saya buat dengan menggunakan bahasa pemrograman delphi, namun kali ini saya akan mencoba mengupasnya dengan memanfaatkan python. :)
Studi Kasus
Adalah satu hal yang lumrah dalam penerbitan dokumen invoice perusahaan menerapkan kodifikasi penomoran untuk setiap dokumen invoice yang diterbitkan, sebagai contoh: 30912/INV/EXP/III/2010. Hal ini dilakukan untuk mempermudah manajemen dan pengaturan atas dokumen yang dibuat. Permasalahannya adalah bagaimana jika kodifikasi tersebut bersifat dinamis, dalam artian bergantung pada pelanggan-nya, dalam arti misalnya: untuk pelangan PT. DAUN BUAH menggunakan format dokumen 30912/EXP/MAR/2010, sementara untuk PT. SEGARA PERKASA berformat 30912/EXP/03/2010, dan untuk PT. ABADI NUSA menggunakan format 30912/EXP/INV/2010. Hal ini tentunya akan menjadi kasus yang cukup menggelitik untuk dipecahkan.
(more…)
My name is
Perhatian: Informasi yang terdapat disini bener-bener hanya merepresentasikan cerita, pengalaman, ataupun pandangan yang merupakan opini pribadi dari saya sebagai ego. Segala hal yang bersifat pandangan ke depan sebenarnya lebih bersifat spekulatif dan bisa saja berobah meski saya bukan bunglon.