J.a.i.m’s Diary

Delphi: Memanfaatkan LDAP sebagai single-sign-on

Barangkali kita pernah pusing mengalami masalah dengan implementasi system yang terdiri dari beberapa aplikasi dimana tiap-tiap aplikasi memanajemen informasi user secara sendiri-sendiri, pada masa terdahulu dengan menggunakan model Client/Server, kasus yang sama itu sebenarnya bisa diselesaikan dengan memanfaatkan otentikasi RDBMS untuk memfasilitasi kebutuhan penyediaan otorisasi user yang tersentralisir, namun hal ini dapat dikatakan cukup riskan karena membawa resiko security tambahan.

Salah satu solusi yang ditawarkan sebagai pemecahan atas kasus ini adalah dengan memanfaatkan a LDAP sebagai penyedia layanan otentikasi pengguna secara tersentralisir. Dengan memanfaatkan LDAP, manajemen user, password, dan informasi-informasi yang terkait lainnya dapat dilakukan secara tersentralisir, aplikasi hanya menyediakan mapping atas role, dan group yang diijinkan untuk mengakses fitur-fitur tertentu dari aplikasi tersebut. Saat ini ada cukup banyak alternatif perangkat lunak server LDAP yang bisa digunakan:

  • Microsoft Actice Directory Service perangkat lunak ini terintegrasi dengan Windows mulai versi 2000 ke atas.
  • OpenLDAP Pemain lama, stabil dan terbukti berperforma baik, hanya sayang dukungan binary untuk OS Windows nampaknya dianaktirikan.
  • Microsoft ADAM, perangkat lunak Active Directory yang mandiri, ringan, dan memiliki fitur yang cukup untuk memenuhi kebutuhan secara umum.
  • OpenDS, salah satu alternatif pilihan server berbasis Java, pada dasarnya saya sangat suka kemudahan yang ditawarkan OpenDS untuk melakukan manajemen pengguna, control panel bawaannya telah memiliki form-form yang sangat memudahkan pengguna tanpa harus dipusingkan terlebih dulu atribut-atribut yang terdapat pada LDAP.
  • Apache Directory, perangkat lunak ini sederhananya adalah yang paling saya sukai, karena fitur yang ditawarkanny, dan terlebih karena memiliki Apache Directory Studio, tool di sisi client yang sangat ampuh dalam menangani kompleksitas manajemen LDAP secara mudah. Hanya saja versi yang terbaru dari ApacheDS (1.5.x) masih terbilang belum stabil, namun kendati demikian untuk operasional sehari-hari dalam lingkup internal network, sejauh ini saya tidak menemui masalah apapun.

(more…)

Blog Menarik :)

Ternyata saya itu termasuk dalam golongan yang kuper, sudah cukup lama sebenarnya saya mengenal bung Wawan atau lebih akrab dikenal Mpu Gondrong sebagai rekan korespondensi di dunia maya, meski belum pernah memiliki kesempatan untuk bertatap muka secara langsung, namun dari diskusi-diskusi yang pernah saya lakukan dengannya, saya percaya ia adalah seseorang yang memiliki kapasitas wacana pengetahuan yang hebat tentang teknologi informasi, baik itu pemrograman komputer, ataupun keamanan jaringan, khususnya yang terkait dengan internet.

Beberapa tahun lalu saya pernah menyarankan padanya untuk membuat sebuah blog, karena saya merasa cukup sayang sebenarnya jika setiap ulasan-ulasan menarik yang ditulisnya di milis Delphindo terlewat begitu saja. Namun mungkin karena kesibukannya, sepertinya ia belum sempat secara serius memikirkannya.

Dan waktu terus berjalan hingga suatu saat saya menemukan sebuah posting yang ditulisnya di blog Delphindo, ah.. ini adalah satu kemajuan, saya berpikir demikian. Namun entahlah, barangkali karena kesibukan saya, waktu itu saya tidak terpikir mungkin saja ia saat itu sudah membuat blog-nya sendiri yang memungkinkannya secara bebas menulis apapun yang terlintas dalam benaknya. Ternyata memang benar demikian adanya, hampir dua taun ia membuat blog pribadi dan selama itu sudah begitu banyak hal yang ditulisnya di sana, namun saya tidak pernah tahu. Padahal kalau saja saya saat itu meluangkan sedikit waktu untuk googling, tentunya selama dua taun itu pula saya bisa mengikuti dan menikmati ulasan-ulasan yang ditulis di blognya. Namun demikian saya kira saya belum lah terlambat, karena saya percaya ia masih dan akan terus menulis ulasan-ulasan lain yang tidak kalah menarik tentang isu-isu terkini. Keep posting Mpu. :)

Waru Doyong

Akhirnya Pagerank Saya Kembali

AliveSetelah melewati masa hiatus yang cukup panjang, antara tahun 2006 hingga 2008. Banyak kejadian selama masa itu yang tak tertuliskan, entah karena kesibukan atau semata-mata rasa malas saya semata. Bukan saja tidak pernah posting lagi, bahkan blog ini pun seperti turun mesin, tidak aktif sama sekali hingga yang tersisa hanyalah nama domainnya yang tetap dijaga menjadikannya seolah-olah terasa hanya tinggal sebagai kenangan. :)

Saat saya memulainya lagi, segalanya terasa seperti mengulang kembali, saya sempat terkaget-kaget melihat hasil pagerank saya untuk blog ini ternyata berada di level zero, saya sempat berpikir yang bukan-bukan. Namun setelah beberapa lama berselang ternyata pagerank tersebut akhirnya bisa kembali seperti semula. Benar… Hey I’m alive :)

Page Ranking Tool

Kupinang Dirimu dengan Basmallah

Memiliki rumah idaman memang benar-benar seperti mentukan pasangan hidup, banyak sekali aspek yang harus dipertimbangkan. Seperti kata teman-teman, rumah itu bukan hanya sekedar tempat berteduh, tapi di sanalah tempat kita mendapatkan kebahagiaan hidup, karena itu harus dipikir secara mendalam karena efeknya adalah secara jangka panjang. Selama hampir satu tahun lamanya saya mengevaluasi berbagai kemungkinan untuk itu, entah itu kemungkinan untuk membangunnya sendiri secara bertahap, atau mengambil perumahan. Ada berbagai argumentasi dan masukan-masukan yang berharga yang saya dapatkan untuk itu.

Alasan biaya yang lebih efisien adalah alasan umum yang saya dapatkan dari teman yang menyarankan untuk membangunnya sendiri, sementara alasan lingkungan yang secara relatif lebih baik adalah argumentasi dari yang menyarankan untuk mengambil perumahan. Kedua-duanya sangatlah layak dipertimbangkan karena bagaimanapun, keterbatasan kemampuan untuk menyediakan anggaran adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan agar jangan sampai nantinya kita yang terpontal-pontal karena kebutuhan dana yang melebihi kemampuan kita untuk menyediakannya. Sementara di sisi lain, lingkungan yang relatif lebih baik dan terjamin itu umumnya sulit untuk didapatkan begitu saja. Jangan sampai kita tinggal di lingkungan dimana kesenjangan sosial antara keluarga satu dengan yang lainnya terlalu jauh sehingga mempengaruhi hubungan kemasyarakatan di lingkungan itu. Keamanan lingkungan juga hal yang penting untuk dipertimbangkan, akan percuma kalau kita mendapatkan rumah yang nyaman, sesuai dengan keinginan kita kalau ternyata lingkungan di tempat tinggal kita ternyata tidak aman, setiap harinya akan menyisakan perasaan yang tidak tenang saat kita meninggalkan rumah. Lingkungan juga sangat penting dalam membentuk pola pendidikan anak nantinya (jika kelak sudah memiliki anak) karena bagaimanapun nantinya anak-anak pun akan berbaur dengan lingkungannya, lingkungan yang baik tentunya akan ikut mendorong anak untuk menjadi baik pula (mudah-mudahan), begitu pula sebaliknya.

(more…)

Interfacing Delphi dan Java

Java sebagai bahasa pemrograman aplikasi bisnis enterprise menawarkan begitu banyak ragam alternatif solusi yang beberapa di antaranya sudah mencapai taraf kematangan yang cukup baik terutama untuk kebutuhan aplikasi berbasis multi-tier, sebut saja TopLink yang saat ini menjadi standar persistent API di java, kemudian Spring, Atomikos, dan begitu banyak lainnya yang tidak mungkin disebutkan satu persatu dalam blog ini. Java juga menarik digunakan sebagai sarana pemasaran karena plethoria-nya yang begitu luas. Sementara itu Delphi, khususnya untuk digunakan sebagai bahasa pemrograman untuk middleware belum memiliki ragam pilihan seperti yang terdapat di Java, namun demikian, karena sifatnya sebagai native code, Delphi memungkinkan kita membuat middleware server yang memiliki performa dan stabilitas yang mengungguli middleware sejenis yang dibuat dengan menggunakan Java.

Ragam solusi yang terdapat di java sangat menarik dan terlalu sayang untuk tidak dimanfaatkan, namun permasalahannya, bagaimana jika kita sudah memiliki sebuah middleware server yang dibangun dengan delphi? Memportingnya ke java jelas bukanlah sebuah solusi yang mudah karena itu bisa berarti menulis ulang keseluruhan sistem dari awal. Solusi yang paling memungkinkan tentunya adalah menginterfacekan middleware server yang dibuat dengan delphi tersebut dengn Java, dengan kata lain meng-embbed java virtual machine ke dalam middleware server Delphi sehingga memungkinkan kita memanfaatkan java dalam sistem yang kita buat dengan menggunakan Delphi.
(more…)

Newer Posts »« Older Posts
 

About Me

Jaimy Azle My name is
Jaimy Azle, hufflepuff, I am a software developer with Delphi and C/C++ as major programming language. Living in Ungaran, Jawa Tengah.

Search

Categories:

Tag Cloud

Friends

Interests

Archives:

Meta:


Get Firefox!
Perhatian: Informasi yang terdapat disini bener-bener hanya merepresentasikan cerita, pengalaman, ataupun pandangan yang merupakan opini pribadi dari saya sebagai ego. Segala hal yang bersifat pandangan ke depan sebenarnya lebih bersifat spekulatif dan bisa saja berobah meski saya bukan bunglon.